
Demak, 7 Agustus 2026
Guru adalah pembelajar sepanjang hayat, artinya guru memiliki kewajiban untuk terus meningkatkan kompetensi, beradaptasi dengan teknologi, dan memberikan teladan bagi siswa. Konsep ini memastikan agar pembelajaran tidak tertinggal oleh zaman.
Ada beberapa alasan mengapa guru harus terus belajar, yaitu guru harus dapat menyesuaikan diri dengan perubahan kurikulum dan teknologi. Selanjutnya guru dituntut untuk dapat memahami karakter dan kebutuhan murid yang terus berkembang. Setiap pembelajaran yang dilakukan harus disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan murid. Berikutnya, guru memiliki kewajiban untuk meningkatkan kualitas mengajar agar hasil belajar siswa meningkat.
Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas pembelajaran adalah asesmen yang baik.
mewujudkan kompetensi guru SDIT Kota Wali dalam menyusun asesmen pembelajaran, maka pada tanggal 28 hingga 30 Juli 2026, seluruh guru kelas dan guru mata pelajaran SDIT Kota Wali diikutsertakan dalam kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dalam Menyusun Asesmen Pembelajaran Deep Learning yang bertempat di Gedung Diklat PGRI Kabupaten Demak. Kegiatan workshop ini diselenggarakan oleh Komunitas Belajar Gugus Sunan Ampel Wilayah Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Demak.
Melalui kegiatan ini, para guru SDIT Kota Wali memperoleh pengetahuan mengenai hal-hal yang terkait dengan penyusunan asesmen pembelajaran, mulai dari menentukan CP, ATP, TP, menyusun kisi-kisi soal, membuat stimulus soal hingga menentukan rubrik penilaian yang digunakan dari tiga narasumber BBPMP Provinsi Jawa Tengah yang ahli pada bidangnya yaitu Ibu Sri Hartati, S. Pd., M. Pd., Ibu Alif Noor Hidayati, M. Pd., dan Ibu Dr. Tri Mulyani, M. Pd.
Setelah mengikuti kegiatan ini, para guru SDIT Kota Wali diharapkan dapat memiliki pengetahuan mengenai penyusunan asesmen pembelajaran dan dapat mengaplikasinnya dalam kegiatan pembelajaran sehingga kualitas pembelajaran semakin baik.
This article is written by ustadzah Olip.